UPAYA REVITALISASI BAHASA DAERAH SEBAGAI SALAH SATU PRIORITAS MERDEKA BELAJAR
Upaya revitalisasi Bahasa daerah sebagai salah satu prioritas Merdeka Belajar Menurut Kepala Pusat Pengembangan dan Perlindungan Bahasa dan Sastra Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Imam Budi Utomo, ada dua faktor utama sehingga bahasa daerah jarang digunakan. Pertama, faktor eksternal, seperti urbanisasi, globalisasi, perkawinan campur, ataupun bencana yang mengakibatkan kematian penutur bahasa daerah. Kedua, faktor internal, seperti sikap bahasa. Sikap bahasa itu, misalnya, yang menga
BERSORAK-SORAI MENYAMBUT KEDATANGAN YESUS SANG RAJA PEMBAWA DAMAI
Minggu Palma mengingatkan umat Tuhan akan sambutan meriah bahwa Yerusalem akan kedatangan Kristus. Hal ini merupakan pembuktian, bahwa kebesaran kasih Allah terhadap umat-Nya, sebab Ia tidak memperbolehkan diantara sesama manusia terjadi permusuhan ataupun melakukan hal-hal keberdosaan. Oleh karena itu, kedatangan sang juru selamat di gerbang Yerusalem sebagai tanda untuk membebaskan semua belenggu dosa manusia. Hal itu terbukti dalam kegembiraan umat Yerusalem dalam seruan hosana Putra Daud
WANITA DIBALIK BUDAYA BELIS MASYARAKAT MANGGARAI; ANTARA PENGHARGAAN ATAU KEUNTUNGAN.
Trend belis di Kabupaten Manggarai telah menjadi topik pembicaraan, baik dalam keluarga maupun dalam masyarakat pada umumnya. Adapun komentar pedas atau pandangan lain tentang hal ini tentunya bukan tanpa sebab. Bisa saja makna belis atau ‘paca’ dalam masyarakat Manggarai mengalami pergeseran nilai? Budaya belis dapat diartikan sebagai pemberian yang bersifat marerial, lazimnya dalam rupa uang atau barang, dibalik itu budaya belis memiliki hakekat imaterial yang menyiratkan makna, fungsi, dan
Cinta Eros vs Cinta Agape Oleh: Patrisia Apriani, S.Pd
“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak sempat disampaikan kayu kepada api yang menjadikannya abu. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada” (Sapardi Djoko Damono)
STOP BULLYING Oleh Margaretha Sarnias S.Pd
Bagaimana mengatasi bullying? Sekolah harus mempunyai program pencegahan, intervensi maupun sosialisasi yang efektif. Sekolah juga harus intens membangun kerja sama dengan pihak lain, seperti orang tua, lembaga perlindungan anak, dan masyarakat. Komunikasi yang aktif sekolah dan orang tua penting dilakukan. Orang tua perlu mengetahui detail informasi mengenai perkembangan anak mereka di sekolah.
Hari Gizi dan Makanan Oleh Margaretha Sarnias S.Pd
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyatakan bahwa Hari Gizi Nasional (HGN) Tahun 2023 yang akan diperingati pada 25 Januari 2023 mendatang menjadi alarm darurat atau wake up call bagi semua pihak untuk meningkatkan pengawasan terhadap makanan anak.