Hari Gizi dan Makanan Oleh Margaretha Sarnias S.Pd
  • Admin
  • 25 Januari 2023
  • 77 x
Gizi Anak

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyatakan bahwa Hari Gizi Nasional (HGN) Tahun 2023 yang akan diperingati pada 25 Januari 2023 mendatang menjadi alarm darurat atau wake up call bagi semua pihak untuk meningkatkan pengawasan terhadap makanan anak.

Saat ini, potensi anak mengkonsumsi makanan dengan kandungan berbahaya semakin marak di tanah air. Pemerintah harus turun tangan dan hadir untuk menjamin makanan yang dikonsumsi oleh anak-anak kita dan oleh masyarakat pada umumnya itu adalah aman untuk dikonsumsi.

Pengawasan peredaran makanan melibatkan Dinas Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), lembaga pendidikan hingga keluarga sendiri. Orang tua di rumah menjadi pihak utama yang setiap hari dengan leluasa dapat memeriksa apa saja jenis makanan yang dikonsumsi oleh anak. Pemerintah harus memberikan pengawasan yang lebih maksimal dan penguatan edukasi pada keluarga terkait pentingnya makanan alami, sehingga asupan gizi anak dapat terpenuhi dengan baik.

Mengonsumsi makanan dengan kandungan berbahaya dapat berbahaya bagi tubuh. Sementara makanan dengan kandungan gula atau lemak yang sangat tinggi bisa memicu kadar kolestrol meningkat hingga terjadinya gangguan hati.

Seluruh pihak, baik pemerintah maupun swasta harus terlibat aktif dalam memperbaiki gizi anak-anak bangsa.Gizi yang baik adalah fondasi penting bagi seorang anak untuk dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 menunjukkan bila satu dari empat anak Indonesia masih mengalami kekerdilan (stunting). Bahkan, satu dari 10 anak mengalami gizi kurang, sehingga diperlukan upaya strategis untuk mengatasi masalah tersebut.

Upaya-upaya strategis itu memerlukan bantuan dari seluruh pihak, mulai dan dapat dilakukan sejak dini, seperti keluarga yang mulai rutin melakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak di Posyandu.

Sementara untuk pemerintah dan swasta bisa membantu menggencarkan promosi pemberian makanan pada bayi dan anak yang mencakup inisiasi menyusui dini (IMB), pemberian ASI eksklusif sampai dua tahun, termasuk pemberian makanan pendamping ASI (MP ASI) yang mengutamakan protein hewani.

Hari Gizi Nasional di Indonesia adalah bagian dari upaya perbaikan gizi masyarakat. Pemerintah memperjuangkan menuju Indonesia sehat dan bebas kekurangan gizi kronis (stunting) dengan distribusi gizi yang seimbang dan merata ke seluruh daerah, tanpa terkecuali.

Masyarakat harus memahami pentingnya mengkonsumsi makanan bergizi. Makanan bergizi bukanlah makanan yang harganya mahal dan berada di tempat yang mewah, akan tetapi makanan bergizi adalah makan yang tidak banyak mengandung lemak hewani, bahan pengawet sintetis dan penyedap rasa atau MSG.

Adapun manfaat yang diperoleh dari mengkonsumsi makanan bergizi diantaranya yaitu meningkatkan imunitas tubuh, sumber energi tubuh, menjaga kesehatan dan lain-lain.

Gizi merupakan salah satu faktor kunci dalam menjaga kesehatan tubuh, karena gizi yang baik dapat mencegah berbagai macam penyakit dan memperkuat sistem imun.

Dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi serta cara mengkonsumsinya yang tepat, masyarakat dapat menjaga kesehatan tubuh dan mencegah berbagai macam penyakit. Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi harus dibatasi dan dibagi dalam beberapa kali makan sehari. Hal ini akan membantu menjaga kadar gula darah dan menghindari kegemukan.

Mengonsumsi makanan dalam porsi yang besar dalam satu kali makan dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat secara drastis, sehingga dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti diabetes.

Pemerintah memperkuat kontribusinya melalui peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya nutrisi dan edukasi lintas generasi untuk mewujudkan masyatakat sehat.Tumbuh kembang anak yang sehat merupakan salah satu hak anak yang harus didapatkan. Karena anak sebagai generasi penerus untuk mewujudkan cita-cita Indonesia kedepannya.

Tanpa asupan gizi yang baik maka pertumbuhan anak juga tidak akan baik. Mengedukasi pemiih siswa tentang pentingnya mengonsumsi makanan gizi seimbang untuk menunjang tumbuh kembang anak serta mencegah angka stunting yang ada di Indonesia. Apalagi, diketahui saat ini satu dari tiga anak Indonesia mengalami stunting.

Makanan sehat dibutuhkan tubuh untuk menjaga fungsi organ dan memastikan kinerjanya. Secara umum, jenis makanan yang tergolong dalam kelompok makanan sehat mengandung berbagai nutrisi.

Beragam kandungan nutrisi dalam jumlah yang memadai, termasuk mineral dan vitamin. Berikut beberapa jenis makanan sehat yang bisa jadi pilihan dan baik untuk dikonsumsi setiap hari.

Dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih dan mempertahankan berat badan normal akan dapat mencegah terjadinya masalah gizi.

Dalam memilih makanan yang sehat, yang perlu dicermati adalah pilih makanan yang seimbang sesuai kebutuhan, seimbang nutrisi dan nilai gizinya. Anak akan mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat, sehingga membutuhkan konsumsi pangan yang cukup untuk pencapaian gizi seimbang.

Oleh karena itu diperlukan panduan bagi pengawas dan penyuluh ataupun dokter agar dapat memberikan pemahaman dalam rangka penyebaran informasi dan edukasi kepada masyarakat, agar mereka dapat memilih makanan yang sesuai kebutuhan dan penyakit agar mendapatkan gizi seimbang.


Berikan Komentar

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *