KUWU – Lembaga pendidikan SMP Santu Klaus
Kuwu menggelar kegiatan workshop bertema “Manajemen Emosi dan Respon
terhadap Konflik Siswa” pada Kamis (22/10/2026). Berlokasi di Aula SMP Santu
Klaus Kuwu, acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran guru dan tenaga pendidik
dengan suasana yang aman, kondusif, serta penuh kekeluargaan.
Kegiatan dibuka secara resmi melalui sambutan
Kepala SMP Santu Klaus Kuwu, Margaretha Herda Anje, S.Pd.,Gr. Dalam arahannya,
beliau menegaskan bahwa workshop ini bukan sekadar agenda rutin,
melainkan langkah nyata sekolah untuk meningkatkan kualitas pendampingan
terhadap murid.
“Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya dalam
menanggapi kebutuhan belajar peserta didik,” ujar Margaretha di hadapan para
peserta. Menurutnya, pemahaman emosi yang baik dari para pendidik akan
berbanding lurus dengan terciptanya lingkungan belajar yang aman dan inklusif
bagi tumbuh kembang siswa.
Hadir sebagai pemateri utama, Ibu Narwastu Anggi
Ratsih, M.Pd, FPCM, Certified Play & Creative Arts Therapist memberikan
pemaparan yang menggugah persepsi para pendidik. Dalam perkenalan singkatnya,
Ibu Anggi menggarisbawahi pentingnya pemahaman
psikologi perkembangan anak. Beliau menuturkan bahwa rentang usia 0–5 tahun
serta masa remaja merupakan dua fase yang paling sulit, sekaligus menjadi
periode emas penentu masa depan seseorang. Oleh karena itu, penanganan konflik
remaja di lingkungan sekolah memerlukan pendekatan emosional yang tepat dan
bijaksana.
Suasana workshop terasa kian hangat ketika
memasuki sesi berbagi. Aula sekolah yang biasanya menjadi tempat aktivitas
formal mendadak berubah menjadi wadah curahan hati. Para guru dan tenaga
pendidik secara terbuka membagikan jejak-jejak pengalaman pahit dan manis yang
mereka lalui selama masa pengabdian. Dinamika suka duka tersebut disimak dengan
penuh empati oleh sesama rekan sejawat.
Melalui pelatihan ini, seluruh peserta diharapkan
mampu menerapkan strategi manajemen emosi yang telah dipelajari dalam merespons
setiap potensi konflik siswa di sekolah. Langkah ini menjadi bukti komitmen SMP
Santu Klaus Kuwu dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang humanistis dan
berorientasi pada perkembangan mental peserta didik.