PUISI HARI PANCASILA
  • Admin
  • 10 Maret 2026
  • 5 x
ERTYU

Mengejar Bayang

 

 

Dalam  perjuangan.

Aku tak lekas, dan tetap tertinggal

 

Dalam mimpiku

Aku mengapai bintang

Tapi nyataku adalah kehampaan

 

Terangku terus menuntunku

semangatku terus membara

mimpikku menmbangunkanku

aku haus akan bulan

 

 

Terbang

 

Suatu waktu, ragaku terbang

 sunguh nikmat ku dipandang

sawa, gunung, sungai lembah membentang

aku sungguh tak mampu membayang

 anadi aku bangun dan terbang melayang

 

Ternyata mimpiku jadi kenyataan

aku terbagun

tidurku beralaskan serbet

tempatku semalam  mendarat

 

Terbangku kini tinggal mimpi

sawah, gunung, sungai, lembah dan ladang kini telah pergi

diusir dari negeri sendiri

digadai untuk perut pribadi

 

 

 

 

 

Rindu Pertiwi

 

Di dalam negara pertiwi ini

Peperangan tak berthenti-henti

Berjuang dalam suka dan duka

Sampai Semua orang tak bernyawa

waktu terus berjalan,

zaman pun berganti

 Lahirlah engkau bagi kami

 menjadi bukti Dari Semaua perjuangan

Pancasila Sebagai dasar negara

Sebagai bukti dari mereka yg tak bernyawa

 Yang mengandung nilai-nilai SARA

Dari berbagai wilayah di Indonesia

 

 

 

Mimpi

 

 

"Naungan malam"

 

dimalam yang sunyi

 Yang membuatku berfikir

dalam mimpi

 hinga terukir Sebuah bayangan

untuk menjadi harapan

 

tatapi aku barfikir

 untuk menjadi orang yang bermutu

agar mencapai mimpi yang ku tuju

 hinggaku kembali berukur

 mengenang para pendahulu

 

dami mempertahankan tujuan

dipicu semnagat bangsa

 

 

 

 

SEPI

 

 

Di keramaian Yang Indah

Diriku merasa sepih

 dan Ingin menjauhi diri dari keributan

 

Diriku hanya berharap seorang

Pujaan hati akan menemuiku

 dan mengajakku untuk menikmati

hari-hari dengan kebersamaan

 

Dengan kebahagiaanku aku percaya.

 engkan bahagia bersamaku

di Alam sana dan menikmati

Semuanya bersama-sama

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Negeri Hampa

 

Disebuah Negara Yang Dihantui Dengan Kata Hampa.

 Karena Tak Ada Satupun Orang Yang Peka Terhadap Sesama.

 

Negara Itu Seakan Sama  Seperti kota Hegar Yang Suda Terbengkalai

 Yang tak Ada Satupun Penghuninya.

 

Seketika Seseorang yang Penuh Dengan kebijaksanaan

Bangkit Dan Mendeklarasikan.

Lima Dasar Aturan Yang Mangubah negara

Dari Dihantui Kata Hampa

 Menjadi Negara Yang Penuh Dengan Aturan yang Pasti.

 

 

Cahaya

 

engkau memandu Jalan Kami

 Kepintu gerbang kejayaan mu

 Yaitu bangsa indonesia

 yang kini telah Merdeka

 berkat mu kami maju

 

Oh Pahlawan ku

Engkau mewakili harapaku

pada mata

untuk menembus langit menjangkau samudra

mengembara ke segalah arah

terimakasih pahlawanku

 

 

 

 

 

 

 

PELITA

 

 

Hari demi hari ku lewati masa lemi masa kucapai

kini Saatnya telah tiba

Bagi bangan indonesia

Lahirnya Pancasila

bagi Indonesia membawa Sebuah pelita

dalam kegelapan

Yang menerangi pikiran dan Prilaku bagi Bangsa indonesia

Tanpa Pancasika

Panarangan Bagi Bangsa indonesia

Tak akan tumbuh ibaratkan lampu tanpa listrik

Yang tak mampu menerangi ruangan.

 

 

TANA AIR KU

 

Tana Airku tidak ku lupakan

terkenang Selama hidupku

 biarpun sayang Pergi Jauh

 tidakan hilang dari kalbu

 Tanah ka yang ku antai engkan ku hargai.

 

Walapun banyak negri ku jalani

 yang maha syupermai kata orang

Tetapi kampung dan rumahku

di Sandalah ku Tanah ku

tak rasa senang ku

engkau ku bangakan

 

 

 

 

 

 

 

 

PELITA

 

Disaat melihat mentari

 terbenam di ufuk barat

 disitulah aku melihat negeri

jalan tanpa arah

 

Disaat ku terpuruk

Dalam dunia yang tak berarti ini

 Suatu harapan muncul

bagai mencari cerbic diufuk timur

 

Seketika negri yang terpenjara

ddalam keheningan

seketika menjadi negri

yang penuh dengan Sorak Sorai

 

Disaat itulahaku menyadari

 ada banyak para pahlawan

 negri berusana membuat

negara bejalan dalam arah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Cahaya

 

Waktu berlalu begitu berarti

Aku terielap tak ada arti,

 Cerita Yang duiu

Aku tak berarti

tapi Semuanya Penuh dengan memori.

 

kulihat Gelap Gulitanya bangit,

dan sedikit canaya yang ingin berperang

 untuk membasmi kegelapan

dan akupun heran dan berpikir

apakah dengan sedikit cahaya itu

dapat mengalahkan kegelapan apan Sebesar itu?

 

"Aku berpikir kembali,

kalau saja Semua canaya itu bisa bersatu

 mungkin bisa mengalahkan kegelapan itu

dan bangkit membangun cahaya yang terang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PAHLAWAN

 

Namamu akan selalu di kenang,

Perjuanganmu sungguh luar biasa,

jasamu pada negeri  tercinta

Sunguh tiada tara,

engkau rela menumpahkan darah di medan perang!

engkau pergi meninggalkan keluarga tercinta

demi negri yang indah

engkau mengorbankan nyawa mu

demi kemerdekaan bangsa

engkau tiada takut akan gugur di medan perang!

engkau lebih mementingkan perjuanganmu untuk bangsa kami

Perdulikan lelah mu,

Jasa mu akan selalu di kenang,

harum semerbak Perjuangan mu

akan Selalu tercium anak bangsa yang akan datang

 

Trimakasih  Pahlawan bangsal

 

Perjuanganmu akan selalu kami banggakan

 

 

Negara Indonesia

 

Negara Indonesia yang kucinta.

 Engkaulah tempatku Mengukir Kenangan Yang Indah,

 engkaulah tempat untuk Ku tinggal.

 

Segala susah dan senang hidupku.

Trimakasin indonesia kau telah berjasa Padaku

 

Negara Indonesia

 aku Sangat bangga karna menjadi raksat bangsamu

Meski mamiliki banyak Perbedaan

 tatapi tetap saling menghargai.

 

Negara Indonesia

 engkau telah membarikan Kebaikan kepada rakyat mu

 Aku berjanji akan membalasnya dangan mengukir Sejarah baru

 yang Mambanggakan bangsa ini

 

 

 

 

 

INDONESIAKU

 

"Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera indonesia maju"

wahai indonesiaku...

aku masih berdiri dan hidup

di atas tanah airku Indonesia

 karena sang pencipta

aku masih sangat menaruh harapan untuk Indonesiaku

maju seperti saat Khalifah umar bin khattab

wahai Indonesiaku...

aku hanya rakyat biasa

aku hanya bisa mengaungkan suara untuk mengibarkanmu.

pada suatu hari aku akan mengukir sejarah

fotoku akan terpampang

wahai Indonesiaku

terima kasih sudah merdeka

demi warga indonesiamu tercinta,

kami berdoa demi pahlawan-pahlawan  yang rela mati demi warga indonesia

wahai indonesiaku

aku bangga padamu

 


Berikan Komentar

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *