Rabu, 07 Februari 2024, ketujuh pria tangguh asal SMP St Klaus Kuwu masih dalam keadaan semangat yang berapi-api dalam mengikuti testing hari kedua bertempat di ruangan kuliah mahasiswa Stipas Ruteng. Sejumlah 36 enam orang yang mengikuti testing pada hari ini yakni dari berbagai sekolah diantaranya adalah; SMP Santu Klaus Kuwu, SMP Fransiskus Xaverius Ruteng, SMP Ketang, SMP Negeri 1 Cibal, dan beberapa sekolah lainnya. Semangat mereka hari ini cukup luar biasa, dan sama sekali mereka tidak menganggap mata pelajaran matematika yang diuji pada jam pertama. Oswaldus Prima Agustin, merasa biasa-biasa saja dengan ujian matematika, menurutnya apabila soal matematika diambil dari bahan kelas satu maka beliau bisa mengerjakannya dengan mudah dan gampang, tetapi apabila soalnya dari kelas dua dan tiga maka membutuhkan waktu cukup lama untuk berpikir butuh proses bukan tidak bisa mengerjakannya ujar Oswaldus Prima Agustin siswa kelas tiga SMP santu Klaus Kuwu.
Semangat mereka hari ini sangat mengagumkan pengawas, selain semangat, tampilan mereka juga persis mahasiswa Stipas Ruteng, mereka kompak dalam memakai kostum yang sama. Ino Jerahi tertawa berbahak mendengar bisikan dari salah seorang mahasiswa Stipas Ruteng bahwa tampilan mereka hari ini persis mahasiswa semester satu.
Yuno Adu, yang paling pendek diantara mereka tujuh orang mempertunjukkan dirinya dianggap paling tinggi atau pede dengan teman-teman yang lain, selain beliau semangat mempersiapkan dirinya untuk mengikuti ujian matematika, juga beliau semangat dalam melihat situasi yang berbeda di Stipas Ruteng hari ini.
Geng Kobra
Ketujuh pria tangguh asal SMP Santu Klaus Kuwu, hari ini mereka mempertunjukkan hasil semangat belajar mereka tadi malam, mereka bersatu hati untuk menampilkan dengan warna kostum yang sama. Alfes Da Santos menjadi pemimpin utama selama tiga hari testing, terhitung sejak kemarin 06 Februari sampai 08 Februari 2024. Da Santos merancang dan membuat teman-temannya bersemangat, selain itu beliau mengajak enam teman lainnya untuk mensyukuri atas hari istimewa yang mereka alami ini, semoga saja perjuangan kita tidak sia-sia ujar Da Santos sebelum mengikuti ujian matematika. Beliau juga membuat kelompok geng kobra, artinya mereka harus semangat seperti anggota geng, berjuang sampai niat ini akan tercapai. Geng kobra dalam arti mereka harus tuntaskan soal apapun dalam ujian selama testing mereka bisa mengerjakannya dengan baik.
Harus semangat adik-adik’ku, kamu pasti bisa, kamu pasti sukses, jangan memikirkan persoalan yang sudah berlalu, pikirkanlah masa depan’mu yang baik “ujar Fr. Febry Mulyadi” sebelum mereka kembali keruangan ujian.